Selamat Membaca dan Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Ya.....
Barangsiapa belajar ilmu figh tanpa belajar tassawuf maka ia adalah fasiq. Siapa saja yang belajar Ilmu Tassawuf tanpa belajar Ilmu Figh maka ia adalah Zindiq, dan siapa saja yang mengumpulkan keduanya, maka ia adalah ahli Hakikat (Syeikh Al Fasi, Qawaid Al-Tasawwuf)

Thursday, 2 June 2011

Sopan Santun Bertutur Kata Bersama Allah

Hai hamba! "Janganlah engkau menentukan dan menguraikan apa-apa yang menjadi hajat keperluanmu, tetapi hendaklah engkau menyembunyikan, lalu ucapkanlah:

"Ya Allah, tengoklah hambamu ini datang menyembah dalam keadaan penuh dosa.....Tolonglah akan daku dalam urusanku, dakulah semua kemalangan itu.......hanya Engkalah yang dapat memilih mana yang baik untukku; dakulah yang bodoh terhadap masalahku diantara kedua tangan Mu. Hindarkanlah daripadaku tindak memilih atas Mu."

Hai hamba! "Tindak memohon kepadaKu hendaknya diiringi dengan pertanyaan yang bijak..., maka akan Ku perlihatkan kepadamu apa yang selama ini engkau sembunyikan dan apa yang engkau nyatakan..., katakanlah;

"Ya Tuhan! Daku bersamamu sahaja, agar tiada suatupun menyambarku dan ditarik menjauh dari Mu, daku bersamamu saja agar tidak lagi mengenal selainMu...Jadikanlah daku melihat Mu selama-lamanya; kumohon apa yang Engkau ridhoi...Anugrahikanlah daku kecintaan kepada Mu."

Ya Tuhan! Daku memohon dengan segala kerendahan dan sepenuh hati, dapatlah kiranya daku menjadi hiasan antara kedua tangan Mu, pakaikanlah untukku pakaian indah yang menjadi hamparan tibanya karunia Mu, jadikanlah pula daku selalu memandang Mu menurut kehendak dan kemauan Mu dan menjadi sasaran gairah cemburu Mu.

Hai hamba! ucapkanlah kata-kata dengan penuh rasa menyesal!

"Tuhanku yang melihat akan daku, maka bagaimanakah daku melihat selain Nya.Telah daku lihat, telah pula daku saksikan, maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku bersenang dan bergembira ria, maka sekali-kali daku tidak melihatnya, daku murung....sedih.....maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku lapar dan menanggung derita, maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku kenyang juga tidak melihat Nya...daku menyembah pada Nya, maka dakupun sekali-kali tidak melihat Nya."

"Oh Tuhanku! Kemana seharusnya daku pergi? Sedangkan Engkau yang melakukan segala tindak."

"Tutur kata siapa lagi yang hendak daku dengarkan, bukankah setiap lisan mengucapkan tutur kata Mu? Dengan siapa pula daku menggabungkan diri dalam himpunan? Sedangkan Engkau berada di setiap himpunan."

"Tak salah lagi ya Tuhan, Engkau berada disetiap mata yang melihat."


Artikel Terkait:

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

PRAY TIME

Sopan Santun Bertutur Kata Bersama Allah

Hai hamba! "Janganlah engkau menentukan dan menguraikan apa-apa yang menjadi hajat keperluanmu, tetapi hendaklah engkau menyembunyikan, lalu ucapkanlah:

"Ya Allah, tengoklah hambamu ini datang menyembah dalam keadaan penuh dosa.....Tolonglah akan daku dalam urusanku, dakulah semua kemalangan itu.......hanya Engkalah yang dapat memilih mana yang baik untukku; dakulah yang bodoh terhadap masalahku diantara kedua tangan Mu. Hindarkanlah daripadaku tindak memilih atas Mu."

Hai hamba! "Tindak memohon kepadaKu hendaknya diiringi dengan pertanyaan yang bijak..., maka akan Ku perlihatkan kepadamu apa yang selama ini engkau sembunyikan dan apa yang engkau nyatakan..., katakanlah;

"Ya Tuhan! Daku bersamamu sahaja, agar tiada suatupun menyambarku dan ditarik menjauh dari Mu, daku bersamamu saja agar tidak lagi mengenal selainMu...Jadikanlah daku melihat Mu selama-lamanya; kumohon apa yang Engkau ridhoi...Anugrahikanlah daku kecintaan kepada Mu."

Ya Tuhan! Daku memohon dengan segala kerendahan dan sepenuh hati, dapatlah kiranya daku menjadi hiasan antara kedua tangan Mu, pakaikanlah untukku pakaian indah yang menjadi hamparan tibanya karunia Mu, jadikanlah pula daku selalu memandang Mu menurut kehendak dan kemauan Mu dan menjadi sasaran gairah cemburu Mu.

Hai hamba! ucapkanlah kata-kata dengan penuh rasa menyesal!

"Tuhanku yang melihat akan daku, maka bagaimanakah daku melihat selain Nya.Telah daku lihat, telah pula daku saksikan, maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku bersenang dan bergembira ria, maka sekali-kali daku tidak melihatnya, daku murung....sedih.....maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku lapar dan menanggung derita, maka sekali-kali daku tidak melihat Nya; daku kenyang juga tidak melihat Nya...daku menyembah pada Nya, maka dakupun sekali-kali tidak melihat Nya."

"Oh Tuhanku! Kemana seharusnya daku pergi? Sedangkan Engkau yang melakukan segala tindak."

"Tutur kata siapa lagi yang hendak daku dengarkan, bukankah setiap lisan mengucapkan tutur kata Mu? Dengan siapa pula daku menggabungkan diri dalam himpunan? Sedangkan Engkau berada di setiap himpunan."

"Tak salah lagi ya Tuhan, Engkau berada disetiap mata yang melihat."


0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews