Selamat Membaca dan Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Ya.....
Barangsiapa belajar ilmu figh tanpa belajar tassawuf maka ia adalah fasiq. Siapa saja yang belajar Ilmu Tassawuf tanpa belajar Ilmu Figh maka ia adalah Zindiq, dan siapa saja yang mengumpulkan keduanya, maka ia adalah ahli Hakikat (Syeikh Al Fasi, Qawaid Al-Tasawwuf)

Tuesday, 14 June 2011

Bekas Zina Sahabat

Begitu banyak tanda-tanda yang wajib bagi seorang ,muslim ketahui. Sebagaimana Allah siratkan dalam lembar suci Alquran surah Al Hijr: 75 yang artinya :

" Sesungguhnya pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami bagi orang-orang  yagn memperhatikan tanda-tanda.


Sebagian ulama mengatakan bahwa ayat ini turun terhadap para ahli firasat.

Diriwayatkan dari sahabat Anas Bin Malik ra, beberapa orang sahabat bermaksud mengahdap Ustman bin Affan.


Di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan seorang wanita cantik. Anas berkata : "Dalam hatiku aku membayangkan cantiknya wanita itu."

Setelah berhadapan dengan Ustman, sebelum memebuka pembicaraan, beliau terlebih dahulu berujar :

"Salah seorang diantara kalian datang kepadaku hari ini dengan membawa bekas zina dimatanya."

Aku terkejut mendengar ucapannya dan malu pada diriku sendiri. Aku bertanya :

"Apakah masih ada wahyu sepeninggal Rosulullah saw?"

Sahabat Ustman menjawab : "Wahyu yang engkau maksudkan sudah berhenti."

Ketahuilah olehmu, ada kemampuan mata hati (dikaruniai oleh Allah) bagi orang-orang mukmin, sebagai bukti firasat yang benar.

Artikel Terkait:

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

PRAY TIME

Bekas Zina Sahabat

Begitu banyak tanda-tanda yang wajib bagi seorang ,muslim ketahui. Sebagaimana Allah siratkan dalam lembar suci Alquran surah Al Hijr: 75 yang artinya :

" Sesungguhnya pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami bagi orang-orang  yagn memperhatikan tanda-tanda.


Sebagian ulama mengatakan bahwa ayat ini turun terhadap para ahli firasat.

Diriwayatkan dari sahabat Anas Bin Malik ra, beberapa orang sahabat bermaksud mengahdap Ustman bin Affan.


Di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan seorang wanita cantik. Anas berkata : "Dalam hatiku aku membayangkan cantiknya wanita itu."

Setelah berhadapan dengan Ustman, sebelum memebuka pembicaraan, beliau terlebih dahulu berujar :

"Salah seorang diantara kalian datang kepadaku hari ini dengan membawa bekas zina dimatanya."

Aku terkejut mendengar ucapannya dan malu pada diriku sendiri. Aku bertanya :

"Apakah masih ada wahyu sepeninggal Rosulullah saw?"

Sahabat Ustman menjawab : "Wahyu yang engkau maksudkan sudah berhenti."

Ketahuilah olehmu, ada kemampuan mata hati (dikaruniai oleh Allah) bagi orang-orang mukmin, sebagai bukti firasat yang benar.

0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews