Selamat Membaca dan Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Ya.....
Barangsiapa belajar ilmu figh tanpa belajar tassawuf maka ia adalah fasiq. Siapa saja yang belajar Ilmu Tassawuf tanpa belajar Ilmu Figh maka ia adalah Zindiq, dan siapa saja yang mengumpulkan keduanya, maka ia adalah ahli Hakikat (Syeikh Al Fasi, Qawaid Al-Tasawwuf)

Saturday, 14 April 2012

Nur (Cahaya) di Telapak Tangan Orang yang Berdoa

Mengangakat tangan dalam berdoa menjadi sebuah keharusan dalam meminta. Layaknya menengadahkan telapak saat meminta sesuatu kepada sang ayah. Begitulah layaknya Allah mengajarkan kita lewat Rosulullah shollallahu'alaihi wassalm dalam meminta kepada Nya. 

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, "Membentangkan tangan ke langit adalah salah satu adab berdoa yang diharapkan bisa menjadi sebab dikabulkannya sebuah doa."

Dari Salaman al Farisi bahwasanya Rosulullah bersabda, " Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Pemurah, Dia malu terhadap hamba Nya apabila mengangkat tangan berdoa lalu mengembalikan dengan tangan hampa.

Sebuah hadits dari Ibnu Umar berkata, "Rosulullah saw mengangkat kedua tangan beliau, lalu berdoa: " Ya Allah, saya berlindung darimu atas apa yang di perbuat Kholid ".

Begituah pentingnya mengangkat tangan dalam berdoa.

Tapi bukan topik diatas yang menjadi pembicaran kami. Perhatian kita akan tertuju kepada hebatnya manusia yang mengangkat tangannya dalam meminta kepada Allah Azza wa Jalla. Kalau bertanya hasil, tentunya tak ada yang tak mau berhasil. Allah pasti mengabulkan tiap permohonan manusia. Percayalah tanpa ada pertanyaan dan setitikpun keraguan dalam hatimu. Memintalah dalam waktu yang mustajab, baguskalah adab mu saat meminta, dan pantaskan dirimu atas permintaan tersebut.

Sebuah hadits panjang nan penuh hikmah yang menggambarkan betapa hebatnya orang Islam itu berdoa. Meminta...yah itulah intinya. Meminta segala sesuatu buat kemaslahatan diri, keuntungan keluarga, keselamatan ummat Islam baik yang sudah almarhum/mah mauapun yang masih hidup dan yang akan hidup (anak cucu kemudian).

Anas Radhiallahuanhu mengatakan, "Aku berangkat bersama Nabi shollallahu'alaihi wassalm meneuju ke mesjid, sementara di dalam mesjid terdapat suatu kaum yang sedang berdoa seraya mengangkat tangan mereka, lalu beliau bersabda: 'Apakah kamu dapat melihat apa yang ada di tangan mereka seperti yang apa kulihat?' Aku bertanya, ' Apa yang ada di tangan mereka?' Beliau shollallahu'alaihi wassalm menjawab: 'Ditangan mereka ada cahaya. 'Aku berkata: ' Doakanlah kepada Allah agar aku dapat melihatnya. "Beliau shollallahu'alaihi wassalm menjawab pun berdoa kepada Allah dan akhirnya akupun dapat melihat cahaya itu. " (Bukhari).

Sungguh dari sekian banayak mukjizat Rosulullah, ternyata beliau shollallahu'alaihi wassalm dapat melihat keterkabulan doa seseorang-isyarat cahaya di telapak tangan doa.
(insy akan kami bahas keistimewaan Nabi Muhammad kemdian).

Wallahualam bissawab

Artikel Terkait:

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

PRAY TIME

Nur (Cahaya) di Telapak Tangan Orang yang Berdoa

Mengangakat tangan dalam berdoa menjadi sebuah keharusan dalam meminta. Layaknya menengadahkan telapak saat meminta sesuatu kepada sang ayah. Begitulah layaknya Allah mengajarkan kita lewat Rosulullah shollallahu'alaihi wassalm dalam meminta kepada Nya. 

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, "Membentangkan tangan ke langit adalah salah satu adab berdoa yang diharapkan bisa menjadi sebab dikabulkannya sebuah doa."

Dari Salaman al Farisi bahwasanya Rosulullah bersabda, " Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Pemurah, Dia malu terhadap hamba Nya apabila mengangkat tangan berdoa lalu mengembalikan dengan tangan hampa.

Sebuah hadits dari Ibnu Umar berkata, "Rosulullah saw mengangkat kedua tangan beliau, lalu berdoa: " Ya Allah, saya berlindung darimu atas apa yang di perbuat Kholid ".

Begituah pentingnya mengangkat tangan dalam berdoa.

Tapi bukan topik diatas yang menjadi pembicaran kami. Perhatian kita akan tertuju kepada hebatnya manusia yang mengangkat tangannya dalam meminta kepada Allah Azza wa Jalla. Kalau bertanya hasil, tentunya tak ada yang tak mau berhasil. Allah pasti mengabulkan tiap permohonan manusia. Percayalah tanpa ada pertanyaan dan setitikpun keraguan dalam hatimu. Memintalah dalam waktu yang mustajab, baguskalah adab mu saat meminta, dan pantaskan dirimu atas permintaan tersebut.

Sebuah hadits panjang nan penuh hikmah yang menggambarkan betapa hebatnya orang Islam itu berdoa. Meminta...yah itulah intinya. Meminta segala sesuatu buat kemaslahatan diri, keuntungan keluarga, keselamatan ummat Islam baik yang sudah almarhum/mah mauapun yang masih hidup dan yang akan hidup (anak cucu kemudian).

Anas Radhiallahuanhu mengatakan, "Aku berangkat bersama Nabi shollallahu'alaihi wassalm meneuju ke mesjid, sementara di dalam mesjid terdapat suatu kaum yang sedang berdoa seraya mengangkat tangan mereka, lalu beliau bersabda: 'Apakah kamu dapat melihat apa yang ada di tangan mereka seperti yang apa kulihat?' Aku bertanya, ' Apa yang ada di tangan mereka?' Beliau shollallahu'alaihi wassalm menjawab: 'Ditangan mereka ada cahaya. 'Aku berkata: ' Doakanlah kepada Allah agar aku dapat melihatnya. "Beliau shollallahu'alaihi wassalm menjawab pun berdoa kepada Allah dan akhirnya akupun dapat melihat cahaya itu. " (Bukhari).

Sungguh dari sekian banayak mukjizat Rosulullah, ternyata beliau shollallahu'alaihi wassalm dapat melihat keterkabulan doa seseorang-isyarat cahaya di telapak tangan doa.
(insy akan kami bahas keistimewaan Nabi Muhammad kemdian).

Wallahualam bissawab

0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews