Selamat Membaca dan Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Ya.....
Barangsiapa belajar ilmu figh tanpa belajar tassawuf maka ia adalah fasiq. Siapa saja yang belajar Ilmu Tassawuf tanpa belajar Ilmu Figh maka ia adalah Zindiq, dan siapa saja yang mengumpulkan keduanya, maka ia adalah ahli Hakikat (Syeikh Al Fasi, Qawaid Al-Tasawwuf)

Wednesday, 6 June 2012

Indonesia Tanpa Liberal, Artis Ikutan Demo


Aksi Damai “Indonesia Tanpa Liberal” bertambah menarik dengan hadirnya artis-artis yang turut mendukung gerakan ini. Di antaranya adalah Fauzi Baadillah, Fauzi seorang artis, model iklan, model video klip dan pemain film. Pria yang pernah membintangi film layar lebar “Mengejar Matahari” tahun 2004 ini ikut didaulat menyampaikan orasi.

”Gue tahu gue emang bukan Muslim yang baik, gue juga ngak mau sok suci. Tapi saya adalah Muslim yang menolak semua pemikiran JIL!,” ujarnya disambut takbir.

Gemuruh takbir peserta aksi semakin membakar semangat dengan hadirnya Muhammad Hariadi Nasution atau biasa dipanggil Ombat. Ombat yang juga direktur dari Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ini memiliki latar belakang seorang musisi. Dikenal juga sebagai vokalis sebuah band beraliran keras bernama Tengkorak. Ombat termasuk yang aktif berdakwah dikalangan komunitas Underground.

“Jangan mau terprovokasi budaya liberal, mereka sangat sesat. Mereka adalah fitnah bagi agama ini,” teriak pendiri komunitas Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement) yang laman Facebook-nya sudah mencapai 16.781 anggota ini. 

Ombat menjelaskan bahwa generasi muda juga harus dilibatkan dalam setiap permasalahan umat, agar mereka juga tidak menjadi jauh dari ulama mereka.

”Setiap kita harus saling membuka diri, baik yang muda maupun yang tua agar kita yang muda muda ini juga bisa melek bukan cuma ilmu agama tapi disetiap masalah umat ini, yang tua juga jangan eksklusif tapi juga mau merangkul yang muda.”

Ombat berharap maintenance terhadap isu perlawanan liberal ini tidak berhenti pada aksi hari Jumat, (09/03/2012) ini, tapi bisa terus digulirkan. 

“Ini adalah pukulan keras untuk gerakan liberal. dan kita harus terus membangun komunikasi. Generasi muda Islam dari berbagai elemen harus dilibatkan, walau hanya melakukan kontra-opini lewat Twitter. Ilmu agama gue juga ngak bagus-bagus amat kok, tapi gue juga perduli sama agama ini, gue ngak mau tinggal diam ketika agama gue di fitnah dengan ide ide liberal,” jelas lelaki yang menguasi berbagai macam ilmu beladiri ini. 

Ombat berpesan kepada para generasi muda Islam agar pelan pelan belajar Islam. Dan segera mengambil peran dalam gerakan dakwah dalam kapasitasnya masing – masing.

”Setiap kita harus bisa mengambil peran. Gue di dunia musik, gue bisa rangkul banyak teman teman dan komunitas gue di underground untuk pelan pelan belajar Islam. Yang bisa di parlemen yang berjuang di parlemen, yang bisa di Karang Taruna RT/RW-pun kalau itu bisa membuat umat sadar akan agamanya, yang gue paham seorang Muslim yang tidak berpikir untuk membela agamanya buat gue itu udah termasuk ciri orang munafik,” tambahnya. 

Di luar akfitivitasnya sebagai seniman, Ombat juga sering memberikan bantuan advokasi kepada aktivis Islam yang terkena fitnah terorisme.  
Ceritasufi


Artikel Terkait:

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

PRAY TIME

Indonesia Tanpa Liberal, Artis Ikutan Demo


Aksi Damai “Indonesia Tanpa Liberal” bertambah menarik dengan hadirnya artis-artis yang turut mendukung gerakan ini. Di antaranya adalah Fauzi Baadillah, Fauzi seorang artis, model iklan, model video klip dan pemain film. Pria yang pernah membintangi film layar lebar “Mengejar Matahari” tahun 2004 ini ikut didaulat menyampaikan orasi.

”Gue tahu gue emang bukan Muslim yang baik, gue juga ngak mau sok suci. Tapi saya adalah Muslim yang menolak semua pemikiran JIL!,” ujarnya disambut takbir.

Gemuruh takbir peserta aksi semakin membakar semangat dengan hadirnya Muhammad Hariadi Nasution atau biasa dipanggil Ombat. Ombat yang juga direktur dari Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ini memiliki latar belakang seorang musisi. Dikenal juga sebagai vokalis sebuah band beraliran keras bernama Tengkorak. Ombat termasuk yang aktif berdakwah dikalangan komunitas Underground.

“Jangan mau terprovokasi budaya liberal, mereka sangat sesat. Mereka adalah fitnah bagi agama ini,” teriak pendiri komunitas Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement) yang laman Facebook-nya sudah mencapai 16.781 anggota ini. 

Ombat menjelaskan bahwa generasi muda juga harus dilibatkan dalam setiap permasalahan umat, agar mereka juga tidak menjadi jauh dari ulama mereka.

”Setiap kita harus saling membuka diri, baik yang muda maupun yang tua agar kita yang muda muda ini juga bisa melek bukan cuma ilmu agama tapi disetiap masalah umat ini, yang tua juga jangan eksklusif tapi juga mau merangkul yang muda.”

Ombat berharap maintenance terhadap isu perlawanan liberal ini tidak berhenti pada aksi hari Jumat, (09/03/2012) ini, tapi bisa terus digulirkan. 

“Ini adalah pukulan keras untuk gerakan liberal. dan kita harus terus membangun komunikasi. Generasi muda Islam dari berbagai elemen harus dilibatkan, walau hanya melakukan kontra-opini lewat Twitter. Ilmu agama gue juga ngak bagus-bagus amat kok, tapi gue juga perduli sama agama ini, gue ngak mau tinggal diam ketika agama gue di fitnah dengan ide ide liberal,” jelas lelaki yang menguasi berbagai macam ilmu beladiri ini. 

Ombat berpesan kepada para generasi muda Islam agar pelan pelan belajar Islam. Dan segera mengambil peran dalam gerakan dakwah dalam kapasitasnya masing – masing.

”Setiap kita harus bisa mengambil peran. Gue di dunia musik, gue bisa rangkul banyak teman teman dan komunitas gue di underground untuk pelan pelan belajar Islam. Yang bisa di parlemen yang berjuang di parlemen, yang bisa di Karang Taruna RT/RW-pun kalau itu bisa membuat umat sadar akan agamanya, yang gue paham seorang Muslim yang tidak berpikir untuk membela agamanya buat gue itu udah termasuk ciri orang munafik,” tambahnya. 

Di luar akfitivitasnya sebagai seniman, Ombat juga sering memberikan bantuan advokasi kepada aktivis Islam yang terkena fitnah terorisme.  
Ceritasufi


0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews