Selamat Membaca dan Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Ya.....
Barangsiapa belajar ilmu figh tanpa belajar tassawuf maka ia adalah fasiq. Siapa saja yang belajar Ilmu Tassawuf tanpa belajar Ilmu Figh maka ia adalah Zindiq, dan siapa saja yang mengumpulkan keduanya, maka ia adalah ahli Hakikat (Syeikh Al Fasi, Qawaid Al-Tasawwuf)

Monday, 28 November 2011

Makam Ma'man (Parajurit Salahuddin Al Ayyubi) Allah Dirusak Yahudi Israel


Slogan-slogan rasis ditorehkan di makam-makam Muslim dekat  Museum Holocaust di Al Quds, Kamis (10/11/2011), demikian dilansir Maan.
Seorang wartawan AFP yang tiba di kompleks pemakaman Muslim Ma'man Allah, atau dikenal juga dengan Mamilla, mengatakan melihat grafiti rasis di sekitar 15 makam. Tulisannya antara lain berbunyi, "Kematian bagi orang-orang Arab."
Orang-orang Yahudi Israel juga menuliskan"price tag", label harga, merujuk pada aksi-aksi yang mereka tujukan kepada orang-orang Palestina. Istilah tersebut merupakan kata-kata yang biasa dipakai oleh orang-orang Yahudi, sebagai perumpamaan atas harga yang harus dibayar oleh Palestina atas perlawanan yang mereka lakukan terhadap Zionis Israel.
Lokasi makam Ma'man Allah saat ini dikuasai oleh Zionis Israel. Orang-orang Yahudi mendirikan Taman Kemerdekaan, perguruan tinggi agama Yahudi dan beberapa fasilitas lainnya di lahan makam, dengan membongkar dan menggusur makam-makam yang ada. Di atas makam berusia ribuan tahun itu juga berdiri museum holocaust bernama Museum Toleransi, yang pembangunannya diprakarsai Simon Wiesenthal Center, organisasi Yahudi yang berpusat di Amerika Serikat yang pernah memberikan hadiah uang dan medali kepada Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Di makam Ma'man Allah dikubur ribuan prajurit Shalahuddin Al Ayyubi, pejabat, ulama, dan Muslim yang pernah tinggal di sana sejak Islam masuk ke wilayah Al Quds. Hidayatullah.com

Artikel Terkait:

Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

PRAY TIME

Makam Ma'man (Parajurit Salahuddin Al Ayyubi) Allah Dirusak Yahudi Israel


Slogan-slogan rasis ditorehkan di makam-makam Muslim dekat  Museum Holocaust di Al Quds, Kamis (10/11/2011), demikian dilansir Maan.
Seorang wartawan AFP yang tiba di kompleks pemakaman Muslim Ma'man Allah, atau dikenal juga dengan Mamilla, mengatakan melihat grafiti rasis di sekitar 15 makam. Tulisannya antara lain berbunyi, "Kematian bagi orang-orang Arab."
Orang-orang Yahudi Israel juga menuliskan"price tag", label harga, merujuk pada aksi-aksi yang mereka tujukan kepada orang-orang Palestina. Istilah tersebut merupakan kata-kata yang biasa dipakai oleh orang-orang Yahudi, sebagai perumpamaan atas harga yang harus dibayar oleh Palestina atas perlawanan yang mereka lakukan terhadap Zionis Israel.
Lokasi makam Ma'man Allah saat ini dikuasai oleh Zionis Israel. Orang-orang Yahudi mendirikan Taman Kemerdekaan, perguruan tinggi agama Yahudi dan beberapa fasilitas lainnya di lahan makam, dengan membongkar dan menggusur makam-makam yang ada. Di atas makam berusia ribuan tahun itu juga berdiri museum holocaust bernama Museum Toleransi, yang pembangunannya diprakarsai Simon Wiesenthal Center, organisasi Yahudi yang berpusat di Amerika Serikat yang pernah memberikan hadiah uang dan medali kepada Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Di makam Ma'man Allah dikubur ribuan prajurit Shalahuddin Al Ayyubi, pejabat, ulama, dan Muslim yang pernah tinggal di sana sejak Islam masuk ke wilayah Al Quds. Hidayatullah.com

0 comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews